Hapus Saja.. Beres Bukan

Dari zaman masih kuliah, saya punya hobi menambah teman dan nomor kontak di handphone. Yaah kalo bisa, sehari punya satu nomer baru. Hehehe =P

Menambah teman, relasi dari berbagai kalangan. Saat kuliah sambil kerja membuat saya punya peluang untuk selalu menambah teman baru. Bisa dari tempat kerja, dan dari kampus.

Di tempat kerja yang kebetulan saya bekerja di dunia radio, menambah kontak baru tentu saja jadi lebih mudah. Bisa dari label musik, manager artis, supir, polisi untuk ngurus perizinan event, penjaga pasar, preman pasar, mahasiswa yang mau kerjasama promosi atau magang, pendengar, dan masih banyak lagi peluang untuk berteman dengan siapa saja. Berteman dengan semua kalangan.

Apalagi setelah dapat kesempatan bekerja di media lain, menambah nomer telepon berpeluang lebih banyak. sehari bukan hanya satu nomer. Bisa lebiih.. Senang rasanya punya banyak teman bahkan saudara..

Kalo lagi rajin, saya tulis satu persatu nomer kontak sesuai daerah masing-masing.. Yaaa, saya punya buku khusus yang isinya nomer telepon. Ditulis per wilayah..wkwk..

Lalu.. sekarang tiba-tiba hobi itu sedikit berubah..

Setelah melihat dan bertemu manusia-manusia jahat, angkuh, sombong, bermuka dua. Saya yang tadinya berpikir semua manusia itu baik, ternyata saya salah.

Saat itu, saya selalu dipertemukan dengan orang baik. Disitulah rasa syukur yang tak terhingga menngalir bahagia.

Lalu saat Tuhan membawa saya bertemu jenis manusia lainnya, disitulah juga rasa syukur saya bersuara.

Ternyata Tuhan mengajarkan dan memperkenalkan pada saya, bahwa tidak semua manusia itu sama. Kamu harus waspada. Mungkin itu pelajarannya.

Lalu apa hubungannya dengan hobi dan nomor telepon??

Saya punya hobbi baru. Menghilangkan kontak mereka yang.. Ah sudahlah..

Biarkan saja.. Cukup hapus nomornya dari ponsel. Selesai.

Jahat atau baik, biarkan saja tangan Tuhan yang bekerja mengatur semua pertemuan dan perpisahan dengan mereka. Yang pasti kita harus tetap berbuat baik dengan siapapun, termasuk dengan mereka. Tapi maaf jarak akan tetap ada.


Sekian.. Mudah bukan?? hehehe

Tenaaaang.. Nomor kontakmu masih kusimpan, bahkan mungkin sudah terekam dalam ingatan.. Eeeaaa ^_^

Comments

Popular posts from this blog

Amigdala - Ku Kira Kau Rumah

Kisah Perjuangan Umi Tri Handayani Melawan Kanker

Cerita Rambut Merah Bilalang