Posts

Showing posts with the label MencobaCerpen

Twitter Dan Kicauan Lupa Luka

"Apa enakny sih main twitter?" Tanyaku penasaran. "Asyik tauuu. Kalo udh ada followersny mah bakal seru." Jawabnya antusias sambil memamerkan gigi kelincinya. "......" "Udah pokonya aku bikinin yaa." Pintanya sedikit memaksa. "......." Mulailah twitteran.. Akupun larut dalam kicauan. Yaah ternyata benar katamu. Ketagihan.. Menyenangkan untuk posting tulisan. 8 tahun berlalu. Twitter sudah lama kutinggalkan. Tergerus bosan.. Hari ini.. Aku membongkarnya lagi. DM lama kubuka kembali. Lalu menarilah si jari.. Beberapa pesan di 2010 menepi. Dan kutemukan sebuah nama, mataku terhenti. Puzzle ingatan terbang berdatangan. Tawa renyahnya membuka kenangan. Kubaca pesan lama yg sering kuabaikan. Sesweet itu kah sebuah perhatian. Senyum simpul kusunggingkan. Dia yang tak bosan mention kicauan. Pendengar setia dikala siaran. Tak pernah absen request lagu kesukaan. Suka memberi kejutan, dengan mengantar makanan ke studio di Jala...

Dia Dan Sebuah Rahasia Lama

“Haaahhh..??..Seriussss??  Dia cerita tentang rahasia itu sama lo???” suara Novi melengking pertanda kaget mendengar ceritaku “Gak sih.. Dia Cuma bilang ada sesuatu yang gak bisa dia ceritain sekarang. Dan itu rahasia besarnya.” Jawabku santai sambil menyeruput jus mangga. “Gilaaa.. berarti itu tandanya dia serius banget sama lo. Karena dia udah menutup rapat semuanya. Dan yang tau cuma keluarga aja. Termasuk gw.” Kali ini suara novi terdengar lebih bersemangat dan mulai menggigit kentang goreng yang sudah lama dibiarkan dingin. “…” “Terus lo nunggu apa lagi?” tanyanya penasaran. “Gw belom mikir ke arah sana Nov. Lagian gw sama dia cuma pacaran biasa. Baru juga 3 bulan.” Aku mulai mengutarakan isi hatiku. “Aduh Nadjaaa.. Lulus kuliah udah, kerja udah. Lo mau cari apaan lagi coba?” pertanyaan Novi mulai diperjelas lagi. “….” Aku hanya takut, dan belum siap mendengar rahasia apa yang kamu simpan lama. Cerita kelam masa lalu seperti apa yang menjadi t...

Diary Najwa

Image
Cause I would go the distance for you, baby I'd travel 'round the world if you would let me I'll meet you where the sun it always shines You're on my mind, all the time We are not wasting this Cause you and I we're good together, oh You always get me feeling better And I know you stay by my side You make me feel much better Cause girl we're good together [REPEAT UNTUK KESEKIAN KALINYA] Lagu milik duo elektronik soul asal Inggris ini masih terus tak mau lepas dari telinga. Yaaah Honne - Good Together. Mungkin efek dari penampilan memukau keduanya bulan maret 2017 kemarin di Jakarta. Membuatku sampai detik ini masih belum bosan memutar semua lagu-lagu mereka.  Hmmmm... Atau karena ketertarikan nama Honne. Nama yang diambil dari bahasa Jepang, "Niat yang murni." Aaaahhh entahlah.. Karena semua alasan itu hanya alibi saja . Siapa pun yang tampil saat itu,tetap akan sukses membuatku jatuh cinta dengan lagu dan penampilan mereka. Lebih tepatnya lagi, ...

Gincu Bahagia

Image
Sekarang aku mengerti.. kenapa perempuan mengoleksi lipstick.. Ada masanya akupun memulai melukis wajah polosku ini.. Hari ini aku mulai paham, kenapa perempuan senang bercermin .. Pada akhirnya.. akupun menjadi bagian dari mereka.. Najwa memperhatikan Wilona yang sedang asyik memulas pipi putihnya dengan koas blush on.  "Gw heran deh, kenapa semuanya bisa jadi gini. Padahal gw udah coba, tapi gagal." Wilona beralih mengambil pensil alis dan mulai membentuk alisnya dengan cekatan "Padahal, kalo dipikir-pikir.. harusnya dia gak harus ngelakuin itu kaan..?" Celoteh Wilona sambil asik memperhatikan hasil riasannya di cermin "Lo dengerin gw gaak siih??"  "Wooiii Najwaaaa.. kok ngeliatin gw kaya gitu siiih.." Wilona mulai mengagetkanku.. "Hahaha.. gw cuma heran aja.. Lo kan belom mandi.. Udah gitu, dandan cantiiik amat.. Nanti juga kan dihapus lagiiii.." Jawabku cepat "Iyaaa..hahaha.. kenapa ya? haha.. Kebiasaan nih gw....

Lalu Ku Jatuh

Image
Bunga itu tersimpan rapih di meja. Kemasan yang cantik, segar dan mekar merekah. Disampingnya ada kartu ucapan dengan kalimat yang sangat manis. Aku bisa membaca tulisan si pengirim dengan sangat jelas.. Kata-kata bukan puitis tapi terlihat jujur. Sebuah ucapan doa, harapan, penantian, serta kerinduan tertuang di dalamnya. Tak lupa pengirim bunga pun menulis inisial namanya tepat di ujung bawah kartu itu. -S A- "Najwaaaaaa... pesanan udah diantar belom?"   Teriak ibu mengagetkanku seketika. "Iyaaaa Buuu.. sebentar lagi Najwa antar" balasku segera sebelum ada pekikan kedua. Mataku masih mematap layar Hand phone. Mengeja kembali caption di foto yang baru saja aku temukan "love 💕" Itulah postingan dari wanita itu. Wanita cantik, berkulit putih, hidung mancung, dengan tinggi semampai. Yaah aku mengenalnya, namun dia tak tahu siapa aku. Tentu saja, sebenarnya aku hanya sekedar tahu dari hasil kekepoan tak jelas. Menghasilkan riset mendalam siapa dia...

Jemari Mulai Resah

Terdengar sayup suara seseorang memanggilku. Aku menoleh ke belakang, terbujur kaku menatap heran.. Itukah dirimu?? Rambut hitam sedikit ikal, alis yang tebal, tatapan lekat bola mata hitam itu menyorot padaku. Aku hanya diam, seolah terpaku di bawah sorotan lampu Ibu Kota malam itu. Kaki jenjangmu melangkah perlahan, tersungging senyum tanpa keraguan. Yaaah senyuman yang masih sama seperti aku terakhir melihatmu. Entah kenapa, degup jantungku kian berdebar, bibirku kaku tak bisa lentur membuat sedikit lengkungan. Sorot mataku yang berbicara melalui binar mata tak percaya. aku harap kamu tak menyadari itu. Tak lama jarak kita semakin dekat. Satu langkah lagi saja, akan membuatku terpanah cerita masa lalu. Seandainya aku bisa bebas berlari ke arahmu, memeluk erat tanpa melihat tatapan itu. Merasakan detak jantungmu di telingaku. Juluran tanganmu membuyarkan lamunanku. Tanganku menyambutnya tanpa ragu. Kami bersalaman, yaah mungkin hanya salam persahabatan. Aku merasakan kehangata...

Belajar Pada Lupa Di Jogja

Jogja Tak Lagi Sama.. Tetap Istimewa :) Seistimewa senyuman hangatmu Seistimewa gelak tawa bersama Seistimewa jarak antara kita Seistimewa pelukan, tatapan Seistimewa harapan yang pernah tersimpan Tapi.. Semua tak lagi sama Tetap Istimewa Terkadang, hmmmm.. sebenarnya lebih tepatnya sering pake banget saya lupa dimana menyimpan barang, meletakannya sembarangan. Lupa mengisi pulsa, lupa membawa dompet, lupa nama orang, lupa hari ini tanggal berapa, lupa kapan datang bulan, lupa memakai kacamata..Aaaah lupa adalah hal yang sudah tidak aneh lagi bukan???? Lupa adalah bagian dari saya yang belom hilang. Disini, di Kota yang Istimewa sebagian ingatan tak terbuang. Semua berdatangan bagai bongkahan puzzle yang siap membentuk gambar. Gambar yang belum bisa aku lupa. Di sudut kota, masih terukir saat kamu melempar senyum tersipu. Gerbong kereta menarikku pada pelukan perpisahan sementara. Gedung menjulang disana, menjadi bagian darimu yang hilang. Apakah aku bisa lupa??? Tak p...

Kotak Kado Ketika Itu

Image
Tepat malam ini, di tanggal yang sama 15 tahun yang lalu. Aku membuka jendela, mataku memandang bulan yang sama sepuluh tahun silam. Kenanganku menerawang terbang menyirat kenangan. Ketika itu.. tanpa tau jalan menuju rumahmu, hanya menerka dan bertanya kakiku melangkah pasti, bertaut rasa rindu. Berharap sambut haru kan berseru. Ketika itu.., tepat usiamu bertambah. Yaah genap 18 tahun. Aku tak punya modal uang yang besar untuk membelikanmu sebuah kado yang mahal. Aku tak yakin apakah hadiah dariku akan membuat hatimu tersentuh. Saat itu, aku hanya ingin membuat suasana hatimu bahagia, tepat jam 12 malam, Berharap hatimu bertalu ketika menerima sebuah kado istimewa yang tak seberapa ini. Tanpa rasa takut dalam gelapnya malam, menelusuri jalan yang tak ku kenal dengan kendaraan angkutan umum. Entah apa yang mendorong sikap nekat di seusiaku saat itu. Aah sudahlah. Angkutan umum berwarna hijau melintas, tanpa ragu aku bertanya jalan dan berdoa pulang dengan selamat. Jantungku ...