Haii Manado

Sore itu saya dapat sebuah pesan lewat whatsapp dari Assisten Produser Program yang sedang saya jalani.. (Opening nya asik ga siih?? hahaha)

Ada dua tawaran, apakah saya mau ke Manado?? atau Medaan??
Woooow,, jarang-jarang nih saya dapet watsap dan disuruh milih pulaak,, cihuuy *Joget girang

Dua tempat itu belom pernah saya kunjungi.. Pilihan yang berat, penuh pertimbangan, dan pikiarn masak2 *Mulai Drama

Tanya sana-sini, riset, dan yeees Maaf Kota Medan, saya tunda dulu pertemuan kita.. Saya pilih Manado dulu, karena keinginan menyusuri keindahan lautnya..

Okei opening yang kelamaan, hihi,,

Manadoo, here we goooo!!!!


#Bandara Soeta #

Ini adalah perjalanan yang menegangkan dari Kantor menuju Bandara Soeta.. Karena ada dua tim dengan satu kendaraan menuju Bandara. So, kami harus menunggu teman kami yang sama2 akan ke Bandara. Aggghhh... kenapa hanya dikasih satu mobiil?? keluhku dalam hati.. Jam keberangkatan yang berdekatan, membuat kami harus berangkat sama2.. dan akhirnya saya menunggu mereka yang masih memeprsiapkan alat..

Tidaaaaakkk!!!! berasa melaju tanpa rem, mengejar waktu.. satu detik kami telat, hangus sudah semuanyaaa.. Thx God, masih bisa lolooos dengan Haah heeh hooh (dibaca:ngos-ngosan)

Baiklah, semua aman, Manado sudah di depan angan :))



# Kota Manado #

Panasnya Kota ini menyambut saya hari itu.. Om Roni dengan setia menunggu saya dan Defris, dengan wajah sumringah.. hoolaaa Manado :)




Pertama yang terlintas saat sampai disini adalah bubur Manado..  Makan siang pertama di kota ini, adalah makanan khasnya Bubur Manado :)


Bubur Manado, muka masih belom gosong

Awalnya saya mengira kota ini kota yang kecil, sederhana.. Ternyata saya salah besar.. Disini, sudah seperti Kota Metropolitan, dengan cewe (sebutan untuk perempuan muda) yang cantik2.. Banyak mall, tempat hiburan, yang menjadikan kota ini semakin lengkap.

Bahkan, istilah celana gemes bisa sering kita jumpai disini..hehehehe






Om Jelly, Om Roni, defris

w/ Para Master Dive terketcee
Hotel selama 17 hari ke depan, bernama Gran Puri hotel. Kalo budget 500 dengan harga coorporate, hotel ini bisa jadi pilihan. Internetnya lumayan sih, deket tempat makan kalo laper, di bawahnya ada supermarket pulak..
 
Hari pertama, kedua, saya habiskan untuk mencari data, nara sumber di Kampus ternama disana. Wawancara Dosen2 MIPA. Dan semuanya Ramaaaah..


Perjalanan setiap kota bukan hanya dari keindahan alamnya saja.. melainkan pertemuan dengan manusia. Pertemanan, persahabatan, keluarga baru.

Setiap tempat punya cerita..
Terima kasih Tuhan, saya punya banyak cerita, teman, dan siap melangkah untuk mencari RidhoMu selalu :)

Comments

Popular posts from this blog

Amigdala - Ku Kira Kau Rumah

Kisah Perjuangan Umi Tri Handayani Melawan Kanker

Cerita Rambut Merah Bilalang