Cikal Bakal Coto Makassar

Gak pas rasanya, kalo jalan - jalan, tapi gak menyantap kuliner khas nya.. yuk..yaaak..yuuuk... Ini dia yang khas dari Makassar.. Coto Makassar

Hmmm… Sebenernya, pola makan orang makassar umumnya 4 kali. Coto biasanya disantap waktu sarapan, yaitu antara jam 10 sampai jam 11 siang. Karena coto udah diolah dari jam 3 pagi. Sehingga kekenyalan daging  lebih pas dimakan waktu sarapan. 

Coto makassar adalah makanan tradisional makassar. Makanan yang terbuat dari jeroan atau isi perut sapi yang direbus dalam waktu yang cukup lama. Rebusan jeroa, dan daging sapi dipotong kecil. Dengan bumbu yang sudah diracik secara khusus, coto dihidangkan dalam mangkuk. 

Ditemani bersama ketupat dan buras. Sehingga menjadi perpaduan rasa yang khas dengan kuah yang kental, menggugah selera.. hmmmm….nyaammm..nyamm..

Dan ternyata, ada coto makassar yang melegenda loooh.. dari tahun 70-an masih ada sampai sekarang. Namanya Daeng Sangkala.. Konon Daeng sangkala lah yang membuka coto pertama di jalan ranggong tahun 1940an. Dia mengambil tempat di ruko di Jalan Ranggong. Di depan plaza teater yang terbesar di Makassar. Lalu, tempat itu berubah nama menjadi bioskop istana.

Kini coto yang masih ada dan melegenda di jalan ranggong adalah coto  ranggong. keberadaan warung ini sudah ada sejak tahun 70-an. Coto dengan tempat terlama yang tidak mengalami banyak perubahan dari segi tempat Loooh..

Pembuatan coto nya, masih menggunakan tungku tanah liat. dihidangkan dengan mangkuk kecil yang khas. Ssstttt.. tempat yang bisa menampung sampai 50 orang ini, pernah dikunjungi bapak presiden kita juga..  hehe

 

Comments