Posts

Pulau Senja dan Pulau Lara Di Sulawesi Tenggara

Image
Pagi itu matahari tersenyum tipis. Panasnya belum terasa menyengat, karena waktu masih menunjukan Pukul 08.00 WITA. Saya, Mas Eko, Om Jimi, dan Cindy siap berpetualang menelusuri wisata di Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Kali ini kami mau ke Pulau Senja. Aiih namanya cakeeep yaaa. Senja.  Dari Kota Kendari, perjalanan menuju Pulau Senja seki tar 1 jam.  Pulau Senja ini, dikenal dan punya julukan raja ampatnya Sulawesi Tenggara. Waah saya makiin penasaran, apa iya mirip dengan Raja ampat? Lokasi Pulau Senja, ada di K abupaten Konawe selatan, tepatnya di Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara Sulawesi Tenggara. Kami menuju Dermaga Windonu. Setelah sampai di dermaga, kami sewa perahu. Dermaga sudah ramai dengan aktivitas warga sekitar. Senang rasanya bisa melihat sudut kehidupan, dan saling memberi sapa dengan masyarakat di Kota ini. Setelah angin laut menemani perjalanan kami, Pulau Senja pun sudah mulai terlihat. Saya dan teman-teman segera turun...

Filosofi Semut

Gerombolan semut berwarna hitam, tampak sedang menikmati santap siangnya. Remahan kue cokelat yang tercecer di lantai kamarku, sepertinya menjadi hidangan lezat bagi mereka. Tak banyak memang semut yang berkerumun sambil menyantap sisa makanan itu . Jika kuhitung, ada sekitar 9 ekor, dan 1 ekor semut baru saja ikut bergabung.  Ahh kubiarkan mereka yang sedang pesta. Tak tega rasanya mau membubarkan disaat sedang asyik merasakan manisnya remahan kue cokelat. Toh, semut hitam dengan ukuran super kecil ini juga tidak menggangguku.  Tiga jam berlalu..Mereka pun menghilang, beserta sisa remahan. Aku yakin, perut mereka sudah kenyang.  Keesokan harinya, datang tamu baru. Kali ini semut yang berwarna kemerahan. Jumlah mereka lebih banyak. Yaa, ada sekitar 15 ekor semut yang mengerumuni sisa minuman cokelat hangat dalam gelas, sebagai sarapan pagiku. Aku biarkan mereka merasakan manisnya susu cokelat. Anggap saja sedekah untuk semut yang sedang kehausan. Selama kalian t...

Gelombang Korea dan Penonton di Indonesia

Image
Selama #dirumahaja, #workfromhome akibat pandemi corona, serial drama korea makin membius banyak penonton baru. Hayooo ngaku siapa yang tadinya sama sekali gak pernah nonton drama korea, eeehh sekarang malah jadi kecanduan..??? hehehhee.. :P Contohnya, seorang teman perempuan saya yang paliiiing anti dengan Drakor, sekarang sudah menikmati berbagai judul serial drama selama work form home. Bahkan dia chat saya, tanya judul apa lagi yang bagus. wkwk. Nah looh ketagihan doi.. Tak hanya itu, teman-teman pria yang benci drakor pun, sekarang punya aplikasi untuk download berbagai judul. Mereka kerap membicarakan isi drama korea yang sudah mereka tonton. Seperti serial 'Itaewon Class' dan 'The World Of Married.' haha.. Itulah cara mereka mebunuh rasa bosan ketika harus berdiam di rumah. Bukan hanya di lingkungan saya saja, para selebriti tanah air juga menjadi penggemar serial drama korea. Postingan mereka yang membicarakan tentang para pemain, alur cerita, da...

Pohon Menari di Pantai Walakiri Sumba Timur

Image
Menjelajahi Sumba Timur, memang gak ada habisnya. Banyak view kece instagramable dengan pesona alam yang cantiik.. Cerita sebelumnya ada di sini : Pantai Tarimbang , Nasi Jagung Dan Kuah Ikan Santan Ala Kampung Adat Raja Prailiu ,  Cantiknya Kuda Sandel ,  Bukit Merdeka .. (monggo diklik aja, untuk destinasi wisata lainnya eeaaa :)  Sekarang saya mau cerita tentang Pantai Walakiri.. Sore itu, kami bergegas menuju Pantai yang katanya bisa melihat pohon menari. Jarak dari Kota Waingapu Sumba Timur, menuju lokasi 24 km. Pantai ini terletak diantara Kota Waingapu dan Kapubaten Melolo Sumba Timur. Hanya perlu waktu sekitar 30 menit untuk sampai tujuan.  Langit yang sedikit mendung, menemani perjalanan kami. K anan kiri dipenuhi dengan pepohonan dan rumput sepanjang jalan. Sesekali saya melihat rombongan Sapi, dan domba yang hendak pulang kandang. Diantara mereka, ada yang dengan santai tiduran di tengah jalan. Pemandangan yang mahal, tak bisa kita li...

Wanita Tercantik di Dunia Dan Standar Kecantikan

Image
"Kok kamu jadi gosong gitu?" "Aku udah putihan belum?" "Memangnya gw keliatan gemuk yaaa?" "Kok kamu makin subur sekarang?" "Ciye yang udah kurus." Pertanyaan dan pernyataan seperti itu, kayanya udah biasa ya di lingkungan perempuan. Hal pertama yang dibahas kalo ketemu itu biasanya soal berat badan. Seneng bukan maen kalo dibilang kurus, atau malah jadi kepikiran dan mulai resah kalo dibilang gendaats.. hahaha.. upsss.. :P Semua ini karena pengaruh budaya, dan asupan media yang selalu menonjolkan model wanita cantik, nan ideal.  Yaaa,  Mitos kecantikan berakar setelah meningkatnya industrialisasi. Industri kapitalis yang memproduksi berbagai produk dengan tema kecantikan. Membuat perempuan cemas, sehingga tertarik membeli produk tersebut.  Oiaa, saya pernah baca buku yang judulnya "Mitos Kecantikan, Kala Kecantikan Menindas Perempuan".  Dalam buku itu, mencerita kan, pada ...